Cara Buat Pupuk Organik Dari Jerami

Posted by Unknown Rabu, 16 Juni 2010 2 komentar

Jerami padi yang biasanya dijadikan pakan ternak ini ternyata mempunyai nilai jual apabila dijadikan pupuk organik sebagai pengganti pupuk no organik yang harganya mahal.

cara buat pupuk organik dari jerami
Bahan :
1. Jerami 200 kg termasuk berbagai sampah pekarangan, daun daun, rumput dll dipotong 1 – 5 cm (lebih kecil akan lebih bagus)
2. Dedak 10 kg.
3. Sekam 200 kg.
4. Gula pasir 10 sendok makan.
5. BIOTAMA 3, 200 ml (20 tutup botol).
6. Air secukupnya .
.
Cara Pembuatan :
1. Tuangkan BIOTAMA 3 ke dalam timba berisi air ± 7 liter, tambahkan gula pasir. Air bisa ditambah ataupun dikurangi sesuai dengan kelembaban dari jerami/dedaunan sebagai bahan pupuk organik.
2. Jerami, sekam dan dedak dicampur secara merata.
3. Siramkan larutan BIOTAMA 3 secara perlahan lahan ke dalam adonan secara merata sampai Kadar Air 30% (yaitu saat adonan mudah dikepal dengan tangan namun kepalan mudah hancur saat digulingkan).
4. Adonan ditumpuk/dicetak di atas ubin yang kering dengan ketinggian 15-20 cm , kemudian ditutup dengan karung goni atau terpal, selama 2-3 hari.
5. Pertahankan suhu tumpukan jerami 40-500 C. Jika suhu lebih dari 500 C, bukalah karung goni atau terpal penutup dan gundukan adonan dibolak balik, kemudian ditutup lagi. Suhu yang tinggi dapat mengakibatkan Pupuk Organik menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan. Pengecekan suhu dilakukan setiap pagi dan sore.
6. Setelah jerami berwarna hitam kecoklatan dan lebih hancur ukurannya, maka Pupuk Organik telah siap digunakan.


HAFKUS2DYB7U

Baca Selengkapnya ....

Cara Buat Pupuk Organik Dari Sampah Daun

Posted by Unknown 3 komentar

Sampah daun sudah terkenal sejak dulu untuk dijadikan kompos,dengan tambahan aplikasi yang bagus maka sampah daun ini bisa kita olah menjadi pupuk organik.

Bahan :
1.Daun-daun kering/ sekam/rumput/serbuk gergaji atau bahan apa saja yang dapat difermentasi 200 kg.
2. Pupuk Organik yang sudah jadi 20 kg.
3. Dedak 20 kg.
4. Gula pasir (5 sendok makan).
5. BIOTAMA 3 200 ml (20 tutup botol).
6. Air secukupnya.
.
Cara Pembuatan :
1. Larutkan BIOTAMA 3 dan gula ke dalam air.
2. Jerami kering (atau bahan apa saja yang dapat difermentasi), potong kecil kecil, kemudian dicampur dengan Pupuk Organik yang sudah jadi dan dedak secara merata.
3. Siram larutan BIOTAMA 3 secara perlahan-lahan ke dalam adonan secara merata, sampai kandungan air adonan mencapai 30%. Bila adonan dikepal dengan tangan, air tidak keluar dari adonan, dan bila kepalan dilepas, maka adonan akan megar.
4. Adonan dicetak diatas ubin yang kering dengan ketinggian 15-20 cm, kemudian ditutup dengan karung/terpal , selama 3-4 hari.
5. Pertahankan suhu gundukkan adonan 40-500C. jika suhu lebih dari 500C, bukalah karung penutup dan adonan dibalik-balik, kemudian tutup lagi dengan karung goni. Suhu yang tinggi mengakibatkan Pupuk Organik menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan. Pengecekan suhu dilakukan setiap pagi dan sore.
6. Setelah 5 – 7 hari Pupuk Organik telah selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik.


Baca Selengkapnya ....

Cara Buat Pupuk Organik Dari Kotoran Ternak

Posted by Unknown 0 komentar

Pupuk yang semakin hari semakin mahal menjadikan buah pikiran yang terasa berat bagi petani,tetapi solusi permasalahan tersebut akhirnya bisa teratasi dengan adanya pemb uatan pupuk organik yang jauh lebih murah.

Cara membuat Pupuk Organik dari kotoran ternak / kotoran manusia Bahan :

1. Kotoran Ternak / Kambing 300 kg.
2. Dedak 10 kg.
3. Sekam 200 kg.
4. Gula ( 10 sendok makan ).
5. BIOTAMA 3 300 - 500 ml (30 – 50 tutup botol), tergantung bau kotoran.
6. Air secukupnya
.
Cara Pembuatan :
1. Larutkan BIOTAMA 3 dan gula ke dalam air dalam timba berisi air ± 7 liter (bisa ditambah dan dikurangi sesuaikan kondisi kelembaban kotoran ternak)
2. Kotoran Ternak, sekam dan dedak dicampur secara merata.
3. Disiram larutan BIOTAMA 3 secara berlahan-lahan ke dalam adonan secara merata, sampai kandungan air adonan mencapai 30%. Bila adonan dikepal dengan tangan, air tidak keluar dari adonan, bila kepalan dilepas, maka adonan akan mekar.
4. Adonan digundukkan di atas ubin yang kering dengan ketinggian 15-20 cm, kemudian ditutup dengan karung goni, selama 3-4 hari.
5. Pertahankan suhu gundukkan adonan 40-500 C. jika suhu lebih dari 500C, bukalah karung penutup dan gundukkan adonan dibalik-balik, kemudian ditutup lagi dengan karung goni. Suhu yang tinggi dapat mengakibatkan Pupuk Organik menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan. Pengecekan suhu dilakukan setiap 5 jam.
6. Setelah 2 atau 3 minggu saat suhu sudah stabil dan warna pupuk organik menjadi lebih gelap (coklat tua ataupun hitam) itu pertanda telah terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik.

Apabila pada hari ke 3 masih belum terasa panas berarti pembuatan kurang berhasil hal ini bisa disebabkan karena beberapa hal, antara lain :
• konsentrasi BIOTAMA 3 terlalu sedikit bila dibanding limbah yang ada,
• penutup masih kurang rapat, atau
• ubin tidak rata sehingga ada air yang menggenangi atau terlalu banyak jumlah air yang tercampur dalam proses pembuatan pupuk organik.
.
Untuk mengatasi hal hal tersebut maka langkah yang dilakukan disesuaikan dengan permasalahan yang dihadapi, yaitu
• tambahkan BIOTAMA 3 secara langsung
• penutup diteliti agar tertutup rapat
• buat kemiringan sedemikian rupa sehingga tidak ada air yang tergenang di sekitar lahan pembuatan pupuk organik tsb

Baca Selengkapnya ....

Cara Perwatan Anjing Yang Baru Dibeli

Posted by Unknown 0 komentar
Hal yang paling menyenangkan untuk kita dengan kedatangan anggota baru keluarga kita,tetapi dengan rumah baru tentu pasti ada suatu adaptasi yang perlu dilakukan oleh pendatang baru tersebut,hal ini juga berlaku untuk anjing yang baru kita beli dari petshop,biasanya hal yang sering terjadi adalah tingkat strees yang tinggi sampai tidak mau makan yang dikarenakan anjing tersebut masih merasa asing di rumah barunya.

untuk menghindari hal tersebut ada langkah-langkah yang perlu dilakukan:


1. Setelah anjing yang baru anda beli tiba dirumah, taruh dia ditempat yang tenang. Jangan ajak main terlebih dahulu dalam 2-3 jam. Biarkan dia beradaptasi dengan lingkungan yang baru.


2. Jangan langsung diberi makan, hal ini sering dilakukan oleh pemilik anjing baru. Anakan anjing yang baru tiba dirumah baru jika dalam kondisi sehat pasti akan langsung makan makanan yang diberikan walaupun dia masih stress. Sebaiknya diberi makan 12 jam setelah anjing itu tiba dirumah. Anjing yang langsung diberi makan pada saat dia datang biasanya akan muncul masalah beberapa hari kemudian, seperti mogok makan.


3.Berikan makanan yang secukupnya, jangan terus diberi makan jika porsi yang diberikan sudah habis. Anakan anjing yang sehat pasti akan menghabiskan makannya berapa banyakpun yang ada sampai perutnya penuh. Kebanyakan makan menyebabkan mencret.


4.Anjing yang baru (berapapun usianya) jangan dimandikan atau diberi vaksinasi minimal 1 minggu sejak dia datang.


5.Anakan anjing yang baru pasti akan menangis dalam beberapa hari. Bila dia sedang menangis, biarkan saja. Hal ini akan berlangsung sekitar 2-3 hari.


6. Cek kesehatan anjing yang baru anda beli ke dokter hewan.

sumber:http://www.anjingkita.com

Baca Selengkapnya ....

Cara Merawat dan Memelihara Anjing Chihuahua

Posted by Unknown 0 komentar

Siapa yang tidak geli melihat anjing Chihuahua ini kalo sedang main,dengan gaya lucunya seperti ingin kita menemaninya main terus,tapi banyakan orang pasti mengira bahwa perawatan untuk jenis anjing Chihuahua ini pastinya akan susah juga,tapi kalo kita tahu dasar-dasar perawatan anjing jenis Chihuahua akan memperbesar keinginan kita untuk merawat dan memelihara anjing jenis Chihuahua.
Berikut tip-tip singkat merawat Chihuahua .

Merawat Anakan umur 2 bulan sampai“ 1 tahun.

Pemberian makan dilakukan 4 kali sehari , karena Chihuahua memiliki system pencernaan yang kecil sebaiknya tidak diberi makan terlalu banyak. Misalnya porsi makan perhari 50 gram dog food kering, jangan diberikan dalam 2 kali makan (25 gram) akan lebih baik kalau porsi makanan tersebut diberikan dalam 4 kali (12,5 gram). Dog food kering sebaiknya dilunakkan sampai berumur 3 bulan. Pemberian makan 4 kali perhari sampai berumur 6 bulan setelah itu cukup 2 kali perhari. Chihuahua dibawah 1 tahun sebaiknya jangan terlalu gemuk untuk menjaga agar pertumbuhan tulangnya tidak terganggu.

Perawatan sehari-hari.

Ada baiknya kalau anjing Chihuahua tidak dipelihara didalam kandang. Cukup sediakan tempat yang aman untuk dia bermain . Ruangan tidak perlu ber-AC karena anjing ini tidak kuat dengan cuaca dingin. Lebih baik lagi kalau dipelihara diruangan yang terkena sinar matahari.

Penjemuran setiap hari mutlak untuk dilakukan jika anjing dipelihara didalam kandang atau didalam ruangan (indoor) . Anjing yang dipelihara dihalaman terbuka akan memilih sendiri waktu untuk berjemur, jangan heran kalau mereka berjemur di siang hari padahal kalau menurut dokter hewan (kebanyakan) waktu untuk menjemur yang baik adalah sekitar jam 7 – 8 pagi. Secara alami, anjing berjemur untuk mengeringkan bulunya agar tidak lembab. Anjing yang suka berjemur biasanya akan lebih kuat dari serangan penyakit kulit.

Mandikan Chihuahua sejarang mungkin . Untuk Chihuahua yang dipelihara di dalam ruangan dapat dimandikan paling cepat 3 bulan sekali. Untuk yang diluar ruangan (outdoor) sebaiknya paling cepat 1 bulan sekali. Memang, anda akan terganggu dengan baunya jika jarang dimandikan tapi bulu mereka akan lebih sehat karena kulit mereka tidak kering karena minyak pelapis yang dihasilkan oleh kulit untuk melindungi bulu tidak terhapus oleh deterjen. Untuk menanggulangi bau tersebut anda bisa memandikan dengan cara kering menggunakan dry shampoo yang banyak dijual di pet shop atau bisa juga menggunakan bedak bayi. Bedak ditaburkan diseluruh tubuh lalu dengan menggunakan sisir sikat ( bisa menggunakan sikat semir sepatu) sisir dari arah kepala ke arah ekor sampai bedak tersebut jatuh bersama dengan bulu mati dan kotoran lainnya.

Pilih makanan (dog food) yang ber-kible kecil agar mudah dikunyah oleh Chihuahua. Protein maksimal untuk Chihuahua adalah 28% . Jika sudah diberi dog food yang berkualitas, penambahan vitamin atau suplemen yang lain tidak diperlukan.

Walaupun sudah dipelihara di ruangan yang cukup luas, Chihuahua perlu diberi latihan (exercise) yang cukup diluar rumah. Selain untuk membentuk tubuh yang bagus, latihan diluar rumah (jalan raya) juga dapat membentuk karakter Chihuahua agar tidak pemalu. Latihan bisa dimulai pada umur 3 bulan atau jika vaksinasinya sudah selesai. Untuk anakan, sebaiknya jangan terlalu keras cukup jalan-jalan sekitar 200-300 meter saja. Untuk anjing dewasa (1 tahun lebih) latihan dapat diberikan lebih banyak (1 – 5 KM) . Penambahan jarak atau waktu latihan sebaiknya secara bertahap . Misalnya untuk bulan pertama cukup 1 KM saja, setiap bulan bertambah 1 KM sampai batas maksimal 5 KM. Berikan waktu istirahat sekitar 5 menit disetiap kilometer.

Perawatan Chihuahua hamil dan menyusui.

Chihuahua yang sedang hamil sebaiknya tidak perlu diberi suplemen tambahan seperti vitamin atau kalsium jika nafsu makannya baik dan kualitas dog foodnya juga baik. Kalau Chihuahua nafsu makannya tidak baik sebaiknya dicekoki dog food yang sudah dilunakan dengan menggunakan air hangat. Chihuahua yang sedang hamil jika diberi tambahan vitamin akan menyebabkan ukuran janin menjadi besar sehingga akan sulit untuk melahirkan.

Untuk Chihuahua yang sedang menyusui boleh ditambah vitamin atau calsium. Chihuahua yang sedang menyusui sangat membutuhkan tambahan vitamin dan calsium agar produksi air susunya dapat berjalan dengan lancar. Jika nafsu makannya masih kurang baik atau kurang nafsu dengan dog food yang biasa diberikan anda boleh memberi makanan lain seperti daging/hati dengan nasi . Tambahkan sedikit garam agar anjing selalu haus sehingga ia akan banyak minum . Anjing yang sedang menyusui harus banyak minum agar produksi susunya lancar.



Baca Selengkapnya ....

Cara Menangkar Murai Batu

Posted by Unknown 0 komentar
Bermodal ketekunan dan sedikit keberuntungan, penangkaran yang berawal dari sepasang indukan burung murai batu ini semakin lama semakin berkembang hingga akhirnya menjadi sepuluh pasang indukan. “Yang utama adalah mau bertanya kepada para ahlinya dan orang-orang yang berpengalaman. Dari bertanya tersebut semakin lama saya mulai memahami karakter penjodohan murai batu. Tentu saya gabungkan juga dengan pengalaman saya sendiri,” ungkap anton madiun di tabloit BnR.

Penangkaran yang dimulainya sejak tahun 2005 tersebut kini bisa dikatakan menjadi pionir dalam penangkaran murai batu di Madiun. “Padahal awal mulanya saya hanya iseng mengisi waktu luang saat masa persiapan pensiun.

Saat itu saya berpikir, kalau saat pensiun tiba tentu hidup terasa menjemukan. Tidak ada kegiatan dan hanya mengandalkan gaji sebagai pensiunan. Dibayang-bayangi rasa seperti itu akhirnya saya mencoba menangkar murai batu peliharaan saya. Nggak tahunya sekarang malah seperti ini,” katanya menceritakan saat pertama kali ; menangkar murai batu.

Fungsi ngasin

Kakek bercucu empat ini membangun kandang penangkarannya hanya berukuran 80 cm x 90 cm dengan tinggi 2 meter. Bahan kandang terbuat dari kawat ram ukuran 1 cm dan besi siku. Antar kandang diberi sekat penutup terbuat dari karet talang yang berfungsi agar burung yang diletakkan dalam kandang berjejer tersebut tidak saling melihat. Alas kandang masih berupa tanah yang diberi pasir.

“Pemberian pasir dimaksudkan agar ngasin atau makan batu-batu kecil. Dan kadang burung bisa kipu di pasir-pasir tersebut,” katanya beralasan.

Pakan dari burung-burung di penangkarannya adalah jangkrik, kroto dan ulat kandang. Voer tidak diberikan selain karena tidak pernah dimakan juga disebabkan kepercayaan bahwa burung dengan pakan alami dengan komposisi yang sesuai akan menghasilkan anakan yang lebih banyak dan lebih sehat.

“Pemberian pakan harus disesuaikan dengan kondisi burung, tidak bisa disamaratakan. Burung yang bertelor berbeda menu pakannya dengan burung saat belum bertelor,” paparnya.

Pakan burung yang belum bertelor adalah kroto dua sendok, jangkrik 30 ekor pagi dan 10 ekor sore, ulat kandang dua sendok makan. Sedangkan saat bertelor kroto dihilangkan, jangkrik dikurangi menjadi 25 ekor dan ulat kandang tetap diberikan.

“Pengurangan pakan saat burung bertelor bertujuan untuk mengurangi birahi, karena jika burung birahi biasanya telor dibuang. Nah, saat burung menetas pakan ditambah menjadi dua kali lipatnya. Misalnya jangkrik menjadi 60 ekor, kroto full dan ulat kandang masih dikonsumsikan,” terangnya.

Burung biasanya akan menetas setelah dierami selama dua minggu, kemudian akan dipanen setelah piyikan menginjak usia seminggu dan piyik sudah bisa diberi ring. Setelah pemanenan sang induk diberi pakan biasa, yaitu kroto dua sendok, jangkrik 30 ekor pagi dan 10 ekor sore serta ulat kandang dua sendok. Begitu seterusnya hingga saat indukan bertelor lagi. “Biasanya seminggu kemudian si betina sudah bertelor lagi dan tentu pakannya disesuaikan lagi,” katanya.

Menurut Anton masa paling rawan adatah saat penyapihan piyikan dari sang induk hingga piyikan berumur sebulan, karena pada masa-masa itu sering terjadi kematian piyik. “Memang masa paling sulit adalah saat piyikan diambil dari induknya, apalagi jika cuaca dingin saat musim penghujan. Tapi setelah piyikan kita beri vitamin bayi dan diberi penghangat tingkat kematian sudah bisa dltekan,” terangnya.

Cucakrowo cerah

Pada saat usia seperti ini makanan yang diberikan hanya berupa kroto segar. Pemberian jangkrik dilakukan setelah piyikan berumur sekitar duapuluh hari.

Dalam hal pemasaran, murai batu yang mengenakan ring Kiara tersebut tidak pernah mengalami kendala yang berarti. “Pemasarannya cukup bagus, bahkan saya sangat kewalahan melayani pesanan. Tapi berhubung jumlah kandang saya terbatas maka mampunya hanya seperti ini saja, karena hampir semua kandang sudah diinden,” jelas Anton.

Kini setelah sukses menekuni penangkaran murai batu dia mencoba merambah cucakrowo. Menurutnya menangkar cucakrowo dari sisi bisnis memiliki prospek yang cukup bagus.

“Saya mencoba dua kandang dulu karena tempatnya memansj terbatas. Luas tanah rumah saya hanya berukuran 13 x 6 m2 rasanya kalau diisi burung terlalu banyak tidak bagus. Murai batunya saja sudah sepuluha pasang. Bagi saya yang terpenting .adalah di saat pensiun ini tidak dilanda kejenuhan. Dan lagi rejeki mengalir tambah lancar,” ujarnya sambil tersenyum.

Gunakan ulat kandang

Kematian indukan bagi penangkar burung adalah momok yang ksangat menakutkan. Jika disuruh memilih antara kematian piyik dan kematian indukan mereka hampir sepakat memilih kematian piyikan. Hal ini merupakan pilihan yang wajar karena kematian indukan berarti pula adalah berhentinya proses produksi.

Hal demikian pernah dialami Anton saat dua tahun pertama menang-kar murai batu. Beberapa indukannya tiba-tiba terlihat kurang sehat, selang beberapa hari kemudian mati.

“Saya sempat kebingungan mengantisipasinya, padahal saya sudah menerapkan anjuran teman-teman penghobi dan penangkar. Mulai kebersihan dan kesegaran pakan, kebersihan kandang hingga pemberian vitamin. Tapi kematian indukan selalu saja terjadi. Kalau terjangkit virus kenapa piyikannya justru sehat dan tidak tertular dan indukan yang lain juga tidak tertular,” katanya dengan penuh tanda tanya.

la kemudian menduga-duga, apakah karena faktor lingkungan yang mempengaruhinya? Dugaan tersebut muncul karena seluruh kandang yang dibangunnya tidak pernah terkena sinar matahari secara langsung. “Karena keterbatasan lahan mengakibatkan kandang penangkaran saya tidak bisa terkena sinar matahari langsung. Apa karena itu yang men-gakibatkan indukan-indukan tersebut cepat mati,” sambungnya.

Hingga suatu saat Anton mendapat nasehat dari sesama penghobi yang menyarankan agar seluruh indukan diberi ulat kandang atau ada juga yang menyebut ulat balap karena jalannya yang cepat. Ternyata setelah saran tersebut diterapkan, terjadi perubahan yang cukup positif di penangkarannya.

“Jarang terjadi ada indukan yang sakit, kalau toh ada, indukan tersebut diberi antibiotik yang diteteskan di mulutnya. Selang sehari sang induk pasti sembuh. Bahkan hasil produksinyapun semakin meningkat,” terang:nya mengenai khasiat ulat kandang.

Anton mengakui jika secara ilmiah dirinya belum mengetahui kaitan antara ulat kandang dan kesehatan indukan burung yang ditangkarkannya. Tapi dia sudah merasakan manfaat memberi pakan indukan murai batu-nya dengan ulat kandang.

“Semua indukan dalam setahun bisa berproduksi hingga sepuluh kali setelah saya beri konsumsi ulat kandang. Bahkan bila betina tidak ngurak dan pejantan ngurak, produksi tetap bisa berjalan. Tapi biasanya kalau ada salah satu yang ngurak, pasangannya akan saya gantikan dengan yang lain, karena saya selalu mempersiapkan pasangan pengganti untuk berjaga-jaga jika ada salah satu induk yang berhalangan,”

Teorinya kandang harus lega (ukuran rata-rata 1,2X1,5meter tinggi 2 meter) ini sempit (80 X 90 cm tinggi 2 meter)

Baca Selengkapnya ....

Cara Menyuntik Burung Yang Benar

Posted by Unknown 0 komentar
Semua para pemelihara Burung pasti tidak ingin burung kesayangannya sakit,dan kadang kita mesti mikir untuk membawanya ke dokter hewan,tapi dengan kebiasaan merawat burung dan mengetahui penyakitnya kita sedikit banyak mendapat pengalaman untuk menyembuhkan burung tersebut,salah satunya dengan cara suntik.

Pengobatan sistemik lewat suntikan, hal sebagai berikut perlu diingat dan perlu latihan yang cukup.

Cara Menyuntik Burung Yang Benar

1. Obat-obatan atau substansi untuk terapi sistemik lewat suntikan benar-benar menggunakan obat yang memang dibuat untuk aplikasi pada burung.

2. Untuk suntikan intramuskuler (di dalam otot), Anda pilih otot dada (breast muscles) atau otot paha (leg muscles), menggunakan jarum suntik ukuran 25 ga atau 27 ga. Apabila obat yang akan disuntikan adalah bersifat nephrotoksis (nephrotoxic drugs) seperti amynoglucocides atau preparat turunannya jangan lewat otot paha, karena bangsa burung (demikian pula reptil), mempunyai sistem portal ginjal (renal portal system) sedemikian rupa sehingga aliran dari dalam tubuh belakang (jadi tcrmasuk dari otot paha) akan langsung masuk ke sistem ginjal sebelum masuk ke dalam sirkulasi umum.

3. Untuk melakukan terapi cairan lewat parenteral (parenteral fluid therapy), Anda dapat berlatih dengan cara intravena dan intraosseous.

a. Intravena

Cara ini dapat dilakukan melalui vena jugularis kanan atau kiri. Dapat pula melalui vena metatarsal medialis kanan atau kiri. Jarum yang dipergunakan berukuran 25 ga atau 27 ga. Apabila terjadi haematoma (pembengkakan pembuluh darah) lebih baik tidak diteruskan dan jangan mencoba dari vena sebelah sisi yang lain karena akan mengganggu peredaran darah secara keseluruhan.

b. Intraosseous

Cara ini dilakukan melalui tulang pipa yang agak besar, yaitu tulang ulna (os ulnaris) atau tulang humerus (os humerus) atau tulang paha (os f emolaris) dengan menggunakan jarum ukuran 25—27 ga. Os humerus dan os femoralis adalah pneumatic (bersifat menggelembung dan berhubungan dengan kantong-kantong udara). Jadi, cairan yang dimasukkan lewat tulang-tulang ini akan dialirkan ke dalam kantong-kantong udara.(Drh Dharmojono di buku Aneka Permasalahan Burung dan Ayam Hias.)


Baca Selengkapnya ....
Template by Cara Membuat Email | Copyright of HOBIE HABITS.
R3 Cantik Bebas Jerawat